Hati hatilah..

pertama2 Kita haturkan rasa syukur yang setinggi-tingginya ke hadhirat Allah swt, hingga detik ini, Allah mengumpulkan kita dalam barisan orang-orang yang beriman. Kita juga bersyukur kepada Allah, berkat limpahan rahmat dan hidayah-Nya, kita bisa menjalan berbagai aktivitas ibadah selama ini, kita bisa shalat, berpuasa, membaca Al-Quran, dan lain2 .dan Semoga amal ibadah yang kita lakukan.. diterima oleh Allah swt. dan marilah kita senantiasa meningkatkan takwa kepada Allah swt. dengan sebenar2 nya takwa. DALAM kehidupan sehri-hari setiap insan mengalami peristiwa yang berbed-beda. Terkadang peristiwa itu menimbulkan rasa bahagia, sedih, resah, dan marah. Rasa ini sering kali kita kaitkan dengan Hati atau qolbu. Apa itu hati ? Dalam bahasa Arab, hati adalah qolbu. Qolbu memiliki dua makna. Pertama, inti dan kemulian sesuatu. Manusia dikatakan memiliki qolbu karena di dalam diri manusia ada sesuatu yang paling initi dan mulia. Kedua, sesuatu yang bolak-balik dari satu arah ke arah yang lain. Tidak dinamakan qolbu kecuali karena ia sering bolak-balik (taqallub). Kata qolbu banyak disebut didalam Al-Qur’an dan hadis. Namun apakah yang dimaksud qolbu itu adalah qolbu yang ada di dada (jantung) atau akal yang ada di otak ?. yang disebut qolbu dalam Al-Qur’an dan hadis bukan jantung yang di dada, bukan pula akal yang di dalam otak. Qolbu ini adalah unsur yang tidak terindra, bersifat spiritual dan memiliki hubungan yang erat antara jantung,otak, sistem indra dan sistem syaraf manusia. Sekalipun hubungannya sangat erat, namun bentuknya belum diketahui pasti Rasulullah bersabda, “ Ingatlah, sesungguhnya di dalam tubuh ada segumpal daging. Bila ia baik maka baiklah seluruh tubuh. Namun bila ia buruk maka buruklah seluruh tubuh. Ingatlah, segumpal daging itu adalah hati ! yang dimaksud dengan hati adalah jantung dan jantung itu memiliki hubungan yang tidak terlihat dengan kehendak .nafsu , akal dan hati merupakan satu kesatuan lengkap yang dimiliki seorang manusia, manusia juga tidak bisa lepas dari salah satunya, mereka tidak bisa mematikan akal, nafsu maupun hati. Itu sudah menjadi ketetapan menjadi seorang manusia seutuhnya. dan itulah kesempurnaan seorang manusia ..laqod kholaqnal insana fii ahsanitaqwim..manusia mempunyai napsu .akal dan hati Memang kadang sulit membedakan antara nafsu dengan akal dan hati, semua itu serasa berputar dalam suatu pikiran. Apa yang dilakukan kadang hanya melalui nafsu, kadang juga akal dan tak sering hati juga berperan. Yang pasti ketika memandang atau melakukan sesuatu akan berbeda manfaat dan akibat ketika hanya salah satu yang digunakan, karena memang ketiganya berbeda cara pandangnya. Nafsu memang selalu memburu, akal akan selalu mengajak berpikir dan hati terkesan lebih bijak dan tenang. Jika manusia hidup lebih banyak menggunakan akal dan hati tentu akan lebih tertata, lebih terawat dan selamat di akhirnya, berbeda dengan hidup manusia yang penuh dengan nafsu, hidupnya akan selalu tertekan untuk memenuhi nafsu tersebut. Inilah beberapa beberapa perbedaan pandangan antara nafsu, akal dan hati yang perlu kita tahu 1.jika Memandang seseOrang itu Cantik atau Tampan Nafsu akan mengatakan orang cantik terletak di wajahnya, akal akan mengatakan orang cantik terletak di otaknya, sedangkan hati akan mengatakan cantik terletak di akhlaknya. 2.Memandang Orang Hebat Nafsu akan mengatakan orang hebat adalah orang yang mampu menaklukan wanita meraih harta dan tahta, akal mengatakan orang hebat adalah orang yang mampu meraih gelar akademik, sedangkan hati mengatakan orang hebat adalah orang yang mampu memegang amanah. 3. Memandang Orang Kuat Nafsu mengatakan orang kuat adalah orang yang kuat finansialnya tinggi pengaruhnya, akal mengatakan kuat terletak pada ototnya, sedangkan hati memandang kuat terletak saat ia mampu menahan amarah. 4. Memandang Orang Kaya Nafsu mengatakan orang kaya terletak di banyaknya harta yang dipunya, akal mengatakan kaya terletak di banyaknya ilmu yang di punya, sed4. Memandang Orang Kaya Nafsu mengatakan orang kaya terletak di banyaknya harta yang dipunya, akal mengatakan kaya terletak di banyaknya ilmu yang di punya, sedangkan hati mengatakan kaya terletak di kerendahan dan kelapangan hati seseorang. 5. Memandang Orang Miskin Nafsu memandang orang miskin karena tidak punya harta, akal memandang orang miskin karena tidak punya ilmu, sedangkan hati mengatakan orang miskin adalah orang yang tidak punya kebaikan hati dan amal. 6. Memandang Jabatan dan Harta Nafsu memandang jabatan dan harta adalah segalanya dalam hidup ini, akal mengatakan jabatan dan harta adalah buah kecerdasan seseorang, sedangkan hati mengatakan jabatan dan harta adalah ujian dalam kehidupan. Hadirin, kaum muslimin .sidang jumat rohimakumullah.. jadi..perlu kita waspadai.seorang manusia di katakan sempurna bila unsur napsu akal dan hati ada pada dirinya. kalau saja salah satu diantaranya tidak ada. maka bisa disamakan manusia dg mahluk yang lainnya..Napsu menjadi pendorong supaya dinamis tidak statis.akal penyeimbang dan qolbulah (hati)yang menjadi penyelamat… maka Hati artinya Baik/ sepenuh hati. tapi Hati2 artinya waspada harus menambah banyak hatinya dalam arti mazaj. supaya hati tidak terkalahkan oleh Nafsu. diantaranya sebuah hati yang berpenyakit atau tercemar oleh nafsu adalah. 1. kita mengenal Allah Subhanahu wata’ala, tetapi tidak mau menunaikan hak-Nya. 2. Kita membaca kitabullah Alquran, tetapi tidak mau mengamalkannya 3. Kita mengaku cinta kepada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, tetapi kalian meninggalkan sunnahnya. 4. Kita mengaku bermusuhan dengan setan, tetapi kalian akur dengannya. Kalian mengakui setan adalah musuh yang nyata bagimu, namun kalian bersekutu dengannya dan bersahabat dengannya. 5. Kita mengatakan cinta kepada surga, tetapi tidak mau beramal menuju ke sana. 6. Kita mengatakan takut kepada neraka, tetapi kalian malah menggadaikan diri kalian kepadanya. 7. Kita mengatakan bahwa kematian itu benar adanya, tetapi kalian tidak mau mempersiapkan diri untuk menghadapinya. 8. Kita sibuk mencari aib saudara kalian, tetapi mengabaikan aib kalian sendiri. 9. Kita memakan karunia Rabb kalian, tetapi kalian tidak mensyukurinya. 10. Kita sering mengubur orang mati, tetapi tidak mau mengambil pelajaran darinya. Maka 10 perkara ini menyebabkan hati kita mati danharus hati2 supaya kita tidak celaka dunia dan Akhirat kelak. aamiin

Pos blog pertama

Ini adalah pos pertama Anda. Klik tautan Sunting untuk mengubah atau menghapusnya, atau mulai pos baru. Jika ingin, Anda dapat menggunakan pos ini untuk menjelaskan kepada pembaca mengenai alasan Anda memulai blog ini dan rencana Anda dengan blog ini. Jika Anda membutuhkan bantuan, bertanyalah kepada orang-orang yang ramah di forum dukungan.